Langsung ke konten utama

Postingan

Pengalaman Belanja Sayur dan Buah Online di Segari

Hi semua.. Seneng banget ya sekarang ini makin gampang buat belanja apa aja secara online apalagi di jaman pandemi kayak gini yang harus membatasi banget keluar rumah. Berbekal dari liat instagram story salah satu teman yang habis terima paket dari segari, aku jadi ikut-ikutan cari tahu tentang segari. Waktu udah intip aplikasinya waaw... ternyata cukup lengkap yaaa dan yang paling penting harganya itu loh banyak yang lebih murah dan ada potongan harga juga. Apalagi ditambah sama free ongkir akhirnya yang tadinya mau keluar rumah buat groceries shopping langsung kuputuskan batal dan belanja lewat segari ini aja. Jadi segari itu apa sih? Segari adalah situs belanja online bahan segar berkualitas dan infonya startup ini baru berdiri di tahun 2020.  Belinya cuma bisa via aplikasi? engga doong.. bisa juga via website biasa misal kamu males download aplikasinya di HP atau udh kepenuhan memorinya :) jadi gampang banget dan user friendly. Pilihan pembayarannya juga beragam dari mulai tra...

Kontemplasi

Hai! Seperti biasa, topik "small talk" awal tahun akan diawali dengan pertanyaan apa resolusi anda? Harapan anda? Dan lain-lain yang mengarah pada review before after kehidupan. Izinkan saya berbagi beberapa hal yang saya pelajari pada tahun 2019 : Seringnya lebih mudah menuliskan harapan di atas secarik kertas dibanding mewujudkannya. Ada proses yang dibutuhkan kala mewujudkan beberapa harapan itu dimana dalam eksekusinya pasti ada beberapa variabel di luar kontrol kita. Salah satunya adalah kuasa Tuhan. Self acceptance. Sejujurnya 2019 adalah tahun penyembuhan dari 2018 saya yang cukup berat. Beberapa kegagalan menurut saya yang saat itu menjadi prioritas target saya. Beberapa hint self acceptance tentu bukan sehari semalam didapat. Terdapat banyak kejadian-kejadian yang akhirnya membuat saya ber-oh ria dalam hati berterima kasih pada Tuhan atas apa yang sudah saya lalui sebelumnya. Lantas tidak akan saya bilang saya sudah menjadi lebih baik saat ini. Tidak sama sekali...

Terminal

Kepada manusia yang mengabdikan dirinya menunggu waktu Apa benar kamu paham arti menunggu? Waktu yang tak berwujud membuat kita senang berimajinasi Kepada kamu terminal waktuku Masih tega membuat ku menunggu? -AAD-

Pengingat

Seberapa tahu kamu tentang dirimu yang melakukan suatu hal untuk pertama kalinya? Aku tidak pernah ingat Wajah itu dimana mana Si pengingat, Ternyata aku hanya pura-pura lupa. Cintanya ada dimana mana -AAD-

Waktu Kehidupan

Jam pasir itu terus berderai Melepas bulir - bulir pasirnya lamba t , tapi melesat . Aku yang berdiri pada sebuah persimpangan Butuh petunjuk yang pasti Kemana aku? Aku lelah begini K uikuti sebuah alur tanpa henti, Kata orang, fase kehidupan. Entah dimana ia berhenti Aku akan berjalan, tanpa berlari Meski kadang tersandung Meski kadang tenggelam dalam putus asa Aku tahu ini harus kujalani Pasti. - AAD -

TITIK.

                     Awal dari goresan pena           Namun,           Ia menjadi penutup sebuah penghabisan                        Titik awal dan Titik akhir           Semua berkecamuk dalam satu rekaman kehidupan           Kadang berawal bahagia lalu berakhir sedih           Lalu sebaliknya,           Jangan kau anggap itu becanda           Maha karya sang kuasa memang luar biasa                   ...

Berbagi #selfthought

Berbagi. Di dunia yang apa apa sekarang bisa di share ini manusia bisa dengan mudah melakukan kegiatan berbagi baik itu virtual atau pun nyata. Misalnya: Berita, informasi, fund raising, pelajaran, gosip, hoax semua dengan mudah bisa di akses via internet. Sekarang orang tidak perlu langsung bertatap muka hanya utk berbagi. Kemudahan yg ada itu ternyata tak lantas membuat orang bersedia berbagi apapun. Dari pengalaman saya, nyatanya masih ada beberapa orang yg tidak rela berbagi. Saat ini saya ingin membahas tentang berbagi ilmu. Masih kurang masuk di logika saya bagi org yg pelit ilmu, yg maunya mendapatkan lalu 'mengunyah' sendiri. Nikmat dan asik mencerna, lalu menyerapnya sendirian. Buat apa sih disimpan sendirian ? Bukankah ilmu yg didapatkan saat itu adalah hasil dari kebaikan orang lain untuk berbagi? Berbagi adalah rantai yg tidak boleh putus. Sayang sekali kalau harus terhenti di tengah2. Ilmu itu harus mengaliri peradaban. Mau yg remeh temeh atau serius, tidak ad...